Sabtu, 24 Desember 2011
Bab 3 Pemuda dan Sosialisasi
Bab 2 Individu, Keluarga dan Masyarakat
- Pendirian Nativistik. Menurut para ahli dari golongan ini berpendapat bahwa pertumbuhan itu semata-mata ditentukan oleh factor-faktor yang dibawa sejak lahir
- Pendirian Empiristik dan environmentalistik. Pendirian ini berlawanan dengan pendapat nativistik, mereka menganggap bahwa pertumbuhan individu semata-nmata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali.
- Pendirian konvergensi dan interaksionisme. Aliran ini berpendapat bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu.
- Masa vital yaitu dari usia 0.0 sampai kira-kira 2 tahun.
- Fungsi biologis
- Fungsi Pemeliharaan
- Fungsi Ekonomi
- Fungsi Keagamaan
- Fungsi Sosial
- Masyarakat sederhana. Dalam lingkungan masyarakat sederhana (primitive) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin.
- Masyarakat Maju. Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelomok sosial, atau lebih dikenal dengan sebuatan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai
Bab 1 Penduduk, Masyarakat dan kebudayaan
- unsur religi
- sistem kemasyarakatan
- sistem peralatan
- sistem mata pencaharian hidup
- sistem bahasa
- sistem pengetahuan
- seni
- wujud sebagai suatu kompleks dari ide, gagasan, norma, peraturan dan sejenisnya. Ini merupakan wujud ideal kebudayaan. Sifatnya abstrak, lokasinya aa dalam pikiran masyarakat dimana kebudayaan itu hidup
- kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat
- kebudayaan sebagai benda hasil karya manusia
- Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan atau domestic institutions
- Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup ( economic institutions)
- Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institution)
- Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan pendidikan (educational institutions)
- Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah, menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic anda recreational institutions)
- Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions)
- Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutios)
- Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions)
Kamis, 31 Maret 2011
ANALISA FILM KEKERASAN DALAM BERPACARAN
Hari-demi hari delewati Mawar dengan kegelisahan dan rasa tersiksa yang sangat mendalam. Mungkin hanya cinta yang membuat Mawar tetap bersikeras untuk mempertahankan hubungan asmaranya dengan Jaka, walaupun fisik Mawar sudah terluka. Yah, cinta memang buta, dapat membutakan perasaan walaupun sebenarnya dalam batin Mawar itu sangat menyakitkan.
Sampai di suatu titik dimana Mawar merasakan nyawanya sudah terancam, ia baru berani untuk mengatakan pada Jaka bahwa hubungan ini tidak perlu dipertahankan lagi. Sebenarnya kejadian yang dialami Mawar bisa di hindari asalkan mau terbuka kepada Orang tua. Sehingga Mawar tidak perlu merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan yang sedang menimpanya selama berpacaran dengan Jaka. Karena Orang tua yang baik pasti akan melindungi anaknya dengan sepenuh hati.
Hidupku (Manusia dan Harapan)
Harapan itu ada biasanya karena kita menginginkan perubahan dalam hidup, berubah dalam arti yang lebih baik tentunya. Dengan harapan bisa membuat hidup kita punya arah, punya tujuan. Oleh karena itu harapan tidak boleh padam, jika apa yang kita harapkan belum bisa terwujud jangan jadikan alasan untuk berputus asa. Karena segala hal itu ada hikmahnya. Coba tengok saja ke belakang sebentar kenapa harapan kita tidak menjadi kenyataan, mungkin karena usaha kita kurang maksimal, mungkin kurang berdoa kepada Allah, atau mungkin jalan yang kita tempuh tidak benar.
Tetaplah berpikir positif, mungkin Allah sedang menguji kita atau mungkin itu bukan yang terbaik buat kita karena Allah lebih tahu apa yang terbaik buat kita. Dan jangan terpaku pada hasil, jika hasilnya tidak sesuai, setidaknya dengan proses yang sudah kita lalui memberikan kita banyak pelajaran untuk kita menjadi pribadi yang lebih kaya (bukan berarti kaya banyak uang lho ya…).
Jadikan harapan itu sebagai kekuatan dan motivasi untuk kita menjadi pribadi yang lebih baik, yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan sesama. Karena harapan bukan hanya sekedar lamunan, harapan adalah sebuah kekuatan.
Phobia (Manusia dan Kegelisahan)
Aku mempunyai seorang sepupu yang takutnya minta ampun pada cacing. Melihat cacing di TV aja bisa membuat dia mau muntah, menginjak cacing bisa membuat dia melompat tinggi keatas pohon sambil menangis dan teriak-teriak. Sepupu-ku ini ternyata mengalami Vermiphobia, phobia pada cacing.
Sebenarnya apakah phobia itu? Phobia adalah ketakutan yang berlebih-lebihan terhadap benda-benda atau situasi-situasi tertentu yang seringkali tidak beralasan dan tidak berdasar pada kenyataan.
Apa yang menyebabkan phobia? Phobia dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Pada umumnyaphobia disebabkan karena pernah mengalami ketakutan yang hebat atau pengalaman pribadi yang disertai perasaan malu atau bersalah yang semuanya kemudian ditekan kedalam alam bawah sadar. Peristiwa traumatis di masa kecil dianggap sebagai salah satu kemungkinan penyebab terjadinyaphobia.
Lalu bagaimana menjelaskan tentang orang yang takut akan sesuatu walaupun tidak pernah mengalami trauma pada masa kecilnya? Martin Seligman di dalam teorinya yang dikenal dengan istilah biological preparedness mengatakan ketakutan yang menjangkiti tergantung dari relevansinya sang stimulus terhadap nenek moyang atau sejarah evolusi manusia, atau dengan kata lain ketakutan tersebut disebabkan oleh faktor keturunan. Misalnya, mereka yang takut kepada beruang, nenek moyangnya pada waktu masih hidup di dalam gua, pernah diterkam dan hampir dimakan beruang, tapi selamat, sehingga dapat menghasilkan kita sebagai keturunannya. Seligman berkata bahwa kita sudah disiapkan oleh sejarah evolusi kita untuk takut terhadap sesuatu yang dapat mengancam survival kita.
Earth Day (Manusia dan Tanggung Jawab)
Anak TK Saja Peduli Hari Bumi
Lebih seratus siswa taman kanak-kanak mengikuti karnaval Hari Bumi di Medan, Sumatra Utara, Sabtu (23/4). Mereka memeriahkan peringatan 22 April dengan berbagai perlombaan.Karnaval Hari Bumi diiringi marching band. Ratusan pelajar mengelilingi jalan protokol Iskandar Muda menuju Lapangan Gajah Mada di Jalan Gajah. Siswa-siswi berdandan dengan berbagai aksesori. Memanfaatkan dedaunan dan pakaian ala binatang, mereka menyimbolkan kecintaan akan alam.
Dengan semangat siswa mengikuti senam kesehatan. Selanjutnya mereka berkompetisi memisahkan sampah organik dengan sampah nonorganik.
Jenni Lusia, panitia, mengaku kegiatan sengaja melibatkan anak-anak. Karena merekalah generasi penerus bangsa. Kepada anak-anak akan ditanamkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan.